Iblis menyadari bahwa dia telah ditipu, menjadi marah dan mencari balas dendam. Dia meminta raja untuk mempersembahkan seribu jiwa manusia sebagai korban, dan putri raja sendiri, Roro Jonggrang, dipilih sebagai korban ke-1000. Roro Jonggrang menipu iblis dengan memintanya melakukan satu tugas terakhir sebelum dia bisa mengklaimnya sebagai korban.
Ajaib! Loro Jonggrang langsung berubah menjadi patung batu. Sampai saat ini candi-candi tersebut masih ada dan terletak di wilayah Prambanan, Jawa Tengah dan disebut Candi Loro Jonggrang. Itulah dia legenda Roro Jonggrang yang berasal dari daerah Yogyakarta. Baca dongeng lainnya di : Cerita Rakyat Sulawesi Tengah : Legenda Putri Duyung; 5.
Dec 1, 2014 Analisis Persamaan dan Perbedaan Cerita Rakyat Roro Jonggrang dan Legenda Gunung Kelud. Ada beberapa poin acuan yang menjadi tolok ukur persamaan dan perbedaan kedua cerita ulang imajinatif tersebut. Pertama, dari segi tema. Keduanya sama-sama mengangkat tema pengingkaran janji dan kecurangan. Analisis Perbedaan dan Persamaan "Roro
Roro Jonggrang yang diam-diam menyaksikan hal itu, menjadi gelisah. Perkiraannya salah. Pasukan Bandung Bondowoso sangat cepat menyelesaikan pembangunan itu. Waktu sudah menginjak tiga per empat malam. Tinggal dua candi yang belum dibangun. “Bagaimana caranya menggagalkan usaha mereka?” pikir Roro Jonggrang.
Roro Jonggrang meminta Bandung Bondowo membuatkan candi sebanyak seribu buah dengan waktu semalam. Mendengar syarat yang dimina Roro Jonggrang, Bandung Bondowoso bingung bagaimana caranya dia membuat seribu candi. Kemudian, ia bertanya kepada penasihatnya cara membuat seribu candi dalam semalam. Sang penasihat mengusulkan untuk meminta bantuan jin.
lsTq.
dongeng roro jonggrang bahasa jawa